Charles Darwin University Press telah menerbitkan sebuah buku baru berjudul Aplikasi SIG dalam pembangunan berkelanjutan dan Good Governance di Indonesia bagian Timur dan Timor Leste / GIS Applications for Sustainable Development and Good Governance in Eastern Indonesia and Timor Leste. Buku ini di edit secara keroyokan oleh Rohan Fisher, Bronwyn Myers, Max Sanam dan Vincent Tarus. Buku ini tersedia dalam dua bahasa, English dan Indonesia.

Salah satu pembahasan yang menarik adalah pada chapter empat, yaitu tentang penggunaan aplikasi remote sensing untuk pemetaan dan monitoring, aplikasi GIS untuk community development dan good governance, aplikasi pemetaan seumber daya alam, GIS development, data standards and community building.

Charles Darwin University sendiri saat ini fokus pada penelitian pemetaan kesehatan masyarakat di wilayah timur Indonesia menggunakan software open source. Dapatkan buku GIS Applications for Sustainable Development and Good Governance in Eastern Indonesia and Timor Leste disini.

Berikut kutipan dari buku tersebut :

Aplikasi SIG dalam pembangunan berkelanjutan dan Good Governance di Indonesia bagian Timur dan Timor Leste

Sistem Informasi Geografi (GIS) dan Penginderaan Jarak Jauh (Remote Sensing) sering dicitrakan sebagai teknologi yang kompleks, mahal, terkini, hasil dari tapal-batas sains, dan oleh sebab itu merupakan arena dari para elit teknologi di negara maju. Buku ini memaparkan sejumlah tulisan khas yang menjabarkan aplikasi teknologi yang dikatakan di atas sebagai yang canggih, justru sebagai teknologi tepat guna di negara berkembang atau wilayah/daerah terpencil. Saat ini, Sistem Informasi Geografi digunakan untuk memvisualisasikan dan menganalisis beragam tipe data. Beranekaragam penerapan GIS di kawasan timur Indonesia dan Timor Leste nyata tercakup di dalam makalah-makalah publikasi dwi-bahasa (Inggris/Indonesia) ini, mulai dari aplikasinya dalam pemanfaatan lahan, sampai pada pelayanan kesehatan.