Bakosurtanal yang akan berganti nama menjadi Badan Informasi Geospasial (BIG) sesuai Undang-undang No 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial yang telah disetujui oleh DPR RI pada 5 April 2011 dan disahkan oleh Presiden RI pada 21 April 2011 akan merilis Indonesian GeoSpasial Portal pada Oktober 2011 bersamaan dengan event “Geospasial untuk Negeri” yang rencananya diadakan di Istana Negara tepat pada Hari Ulang Tahun Bakosurtanal ke-42, yakni 17 Oktober 2011.

Peta RBI

“Geospasial untuk Negeri” merupakan kebijakan Bakosurtanal untuk mensosialisasikan Undang-Undang No 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial. Indonesian GeoSpasial Portal atau Geoportal Nasional / Ina GeoPortal diharapkan sebagai wadah untuk mewujudkan aksesibilitas data dan informasi geospasial yang dimiliki oleh instansi pusat maupun daerah kedalam sebuah sistem berbasis web secara terintegrasi.

Dalam event tersebut, Bakosurtanal juga akan menerbitkan peta dasar yang terdiri dari Peta Rupa Bumi Indonesia atau RBI, Peta Lingkungan Pantai Indonesia dan Peta Lingkungan Laut Nasional. Hingga saat ini telah dibangun peta rupa bumi indonesia dalam format digital dengan skala 1 : 500.000, 1 : 250.000 untuk seluruh wilayah NKRI dan 1 : 50.000 pada beberapa Pulau Besar ( Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua) serta 1 : 25.000 untuk wilayah Pulau Jawa, Bali , NTB dan NTT.

Selain itu Bakosurtanal juga akan merilis Monitoring Komponen INA-TEWS, berupa stasiun pasang surut dan GPSn, Peta Ekoregion sebagai informasi peta yang menggambarkan sebaran wilayah yang mempunyai kesamaan tektogenesa, morfologi, litologi dan iklim serta Peta Tactile yaitu lembar peta yang menggambarkan permukaan bumi dalam bentuk tiga dimensi pada suatu media khusus, dibuat khusus untuk tuna netra atau orang yang mempunyai kendala penglihatan, dan terakhir adalah Atlas Nasional Indonesia volume 3.