Anda tentu mengenal operasi DISSOLVE pada extension GeoProcessing sebagai bagian dari analisis spatial. Operasi DISSOLVE ini berfungsi untuk meng-agegrasikan feature yang memiliki kesamaan nilai pada attributnya. Nilai tersebut merupakan pilihan spesifik user yang dipilih sesuai kebutuhan.

Jika Anda menggunakan penuntun pada GeoProcessing untuk melakukan operasi DISSOLVE, maka Anda akan disediakan listbox untuk memilih theme/feature serta kolom/field yang akan di dissolve sebagai nilai spesifik, serta dimana Anda akan menyimpan file tersebut. Selanjutnya akan ditanyakan kolom tambahan (additional field) yang ingin dimunculkan pada output theme/feature hasil dissolve tersebut. ArcView akan memproses input yang Anda masukkan hingga menghasilkan sebuah output theme/feature baru yang merupakan aggregat dari theme inputnya sesuai dengan kolom/field pilihan Anda plus sebuah field ”COUNT” yang menginformasikan bahwa 1 record pada theme output tersebut merupakan hasil aggregat sejumlah record pada theme inputnya yang memiliki nilai spesifik yang sama. Sampai disini proses operasi DISSOLVE selesai.

 

Jika diperhatikan pada output theme tersebut terutama pada attributnya, maka operasi yang dihasilkan DISSOLVE tersebut sama dengan operasi SUMMARIZE pada document tabel. Bedanya hanya terdapat pada kolom Shape.

Nah, kali ini akan ditunjukkan melakukan operasi DISSOLVE namun menggunakan tool SUMMARIZE pada document tabel dimana kita akan menghasilkan attribut yang sama dengan dissolve dan theme yang sama pula!

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

1. Buka attribut dari theme yang ingin di dissolve

2. Pilih kolom yang spesifik sebagai acuan dissolve

3. Klik button SUMMARIZE

4. Pada listbox Field arahkan pada pilihan Shape

5. Pada lisbox Summarized by arahkan pada Merge kemudian klik button Add

6. Sebagai optional Anda bisa tambahkan misalnya kolom summary dari field Area (lihat gambar)

7. Klik button Save As untuk menyimpan outputnya

8. Klik OK

summary.gif