Terhitung sejak kemarin (23/11/2010) pukul 16:30 WIB, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, meningkatkan status Gunung Bromo dari Siaga menjadi Awas atau Level IV. Peningkatan ini di dasarkan pada pengamatan data kegempaan dan visual serta analisis data. PVMBG juga telah merilis peta kawasan rawan bencana Gunung Bromo Skala 1:50.000 yang bisa di download gratis di situs geospasial.bnpb.go.id.

Peta Kawasan Rawan Bencana Gunung Bromo

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) membagi dua kawasan rawan bencana berkaitan dengan peningkatan status Gunung Bromo di Jawa Timur. Dua kawasan rawan bencana tersebut adalah :

  1. Kawasan Rawan Bencana I, di peta ditandai dengan line buffer berwarna kuning. Kawasan ini rawan dengan hujan abu dan lontaran batu pijar akibat dari letusan gunung.
  2. Kawasan Rawan Bencana II, di peta ditandai dengan hatching berwarna merah. Kawasan ini rawan dengan terjangan awan panas, aliran lava dan lontaran batu pijar.

Beberapa desa yang masuk rawan bencana tersebut diantaranya Desa Ngadisari, Wonotoro dan Wonokerto yang berada pada kawasan rawan bencana I.

Selengkapnya silahkan Download Peta Kawasan Rawan Bencana Gunung Bromo dalam format TIF (12 MB).