Seperti diberitakan di Kompas di awal bulan ini, bahwa gerhana matahari total akan terjadi pada 22 Juli 2009 . Gerhana matahari total itu secara maksimal akan terlihat di Kota Shanghai, China, selama enam menit. Peredaran gerhana matahari dari barat hingga timur wilayah China kemudian akan menghilang di Samudra Pasifik, selama lima jam. Di Indonesia gerhana matahari tidak bisa dinimati secara penuh. Indonesia hanya akan bisa menikmati gerhana sebagian di wilayah Indonesia bagian utara.

Situs HeyWhatsThat menyediakan sebuah simulasi yang sangat bagus untuk menunjukkan pergerakan bulan menutupi matahari hingga terjadinya gerhana matahari total dengan menggunakan Google Earth plugin.  Untuk bisa melihat simulasi gerhana matahari total tersebut termasuk waktu dan lama terjadinya,  Anda harus memilih lokasi yang menjadi “jalur” pergerakan gerhana matahari, yang ditunjukkan dengan garis biru. Hasilnya bisa Anda lihat seperti gambar diatas. Simulasi pergerakan bulan terhadap matahari bisa dilihat dengan mengklik button kedua atau ketiga dari kanan pada timeline di sudut kiri atas aplikasi tersebut.

Jika Anda memilih salah satu kota  atau lokasi di Indonesia, Anda akan mendapati bahwa pergerakan bulan tidak  “sempat” menutupi matahari. Karena di Indonesia memang tidak dilalui “jalur” pergerakan gerhana matahari total pada 22 Juli nanti. Untuk bisa menikmati simulasi ini, browser Anda harus sudah terinstall Google Earth Plugin. Selengkapnya silahkan menuju pada http://www.heywhatsthat.com/200907-solar-eclipse.html

Sekolah tingkat dasar hingga menengah seharusnya bisa menggunakan Google Earth sebagai bahan pembelajaran tentang fenomena alam. Saya tidak tahu pasti apakah guru-guru di sekolah sudah menggunakannya atau belum….